Catatan Drs. Jenal Al Purkon, M.Pd Menuntut Ilmu Ke Negeri Gajah

“Ketika saya mendapat surat pemberitahuan bahwa saya lolos untuk ikut pelatihan Pendidik dan tenaga kependidikan ke luar negeri merasa senang sekaligus merasa kurang percaya bahwa saya bisa lolos untuk belajar ke luar negeri.

Begitu melihat di pokok surat untuk mengikuti kegiatan di Thailand (Bangkok) yang terbayang jambu bangkok, ayam bangkok durian montong. Tapi hampir tidak menemukan jambu Bangkok dan ayam bangkok yang saya bayangkan”.

Sejak kegiatan Pree-Departure di Jakarta sudah mendapat pelayan dan materi yang sangat memuaskan terutama masalah perisapan dan apa yang harus dikerjakan pada waktu kegiatan di Thailand.

Ada hal yang menarik bagi saya yaitu ketika kita harus melihat Raport Mutu sekolah yang kita pimpin kemudian membuat survey awal .  Standar Nasional Pendidikan mana yang paling rendah kemudian kita deskripsikan. Disini kita sudah mulai pemanasn apa yang akan dikerjakan ketika nanti mengikuti kegiatan di Thailand.

Tiba di Thailand hari sabtu dan mulai kegiatan di SEAMEO pada hari minggu diisi dengan pembukaan dan materi mengenai program SEAMEO dan apa yang harus dilakukan selama pelatihan.

Selama kegiatan di Thailand pelayanannya sangat memuaskan baik mengenai kebutuhan pribadi atau materi pelatihan. Saya banyak sekali mendapatkan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang bisa diaplikasikan nanti di sekolah . Baik mengenai manajemen (pengelolan sekolah) kepemimpinan, dan wawasan untuk melakukan kerja-sama dengan SEAMEO atau sekolah yang ada di Asia Tenggara .

Kunjungan ke sokolah juga membuka wawasan dan bisa melihat bagaimana sekolah disini lebih mengutamakan karakter dan materi pembeajaran yang berorientasi untuk siap mengahadapi persaingan global.

Pada hari kamis 7 Maret 2019 kami mengadakan kunjungan ke Suraut-maijaoen school, Kata Suroutmaijoen berasal dari kata Surau yang berarti mesjid. Siswa di sekolah ini 75 % beragama Islam dan 25% beragama Budha. Ketika kami dan rombongan datang disambut dengan bacaan sholawat dan lagu-lagu berbahsa Indonesia, memang disini kebanyakan orangtuanya yang keturunan Melayu dan Patani.

Yang menarik atau pelajaran yang bisa diambil dari sekolah ini adalah penanaman karakter pada siswa dan peningkatan kompetensi guru-gurunya. Dalam penanaman karakter misalnya kebersihan guru tidak terlalu ikut campur karena melibatkan kaka kelasnya. Di sekolah ini di sekolah ini walaupun kelihatannya sederhana tapi terlihat bersih tidak ada sampah karena diberlakukan zona makan, sehingga siswa tidak makan atau jajan di sembarang tempat.

Kualitas guru selalu dijaga agar pendidikan tetap berkualitas. Guru baru tidak diperkenankan langsung mengajar akan tetapi harus menjadi asisten dulu selama 2 tahun. Ini dimaksudkan agar guru yang baru lulus kuliah melihat tata cara mengajar dan menjiwai menjadi guru itu seperti apa dan guru senior memberi contoh atau teladan kepada guru yang baru.

Selain dari itu guru diwajibkan mengikuti kegiatan yang berbeda menimal lima kegiatan dalam setahun untuk meningkatkan kompetensi guru. Hari Jumat tanggal 8 Maret 2109 berkunjung ke Saowabha Vocational College , sekolah ini mempersiapkan peserta didiknya dan telah mengiplementasikan pembelajaran berbasis revolusi industri 4.0

Kegiatan atau pembelajarn yang diakukan di SEAMES juga tidak kalah menariknta banyak hal yang pelajari seperti Education For Sustainable Development , Teacher Management and Development , Effective Leadership dan Innovation and ICT leaderhip in schools towars Industry Revolution 4.0. , Vrtual Coordination , STEM ED Innovation inThai School .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *