Lejitkan Kecerdasan Adversity


Oleh Aep Saefuloh, S.Pd., M.Pd.I.

Sikap pantang menyerah, bersikejar, bersikeras untuk bertahan hidup (survival) pengejawantahan kecerdasan adversity.

Hampir genap setahun corona virus 19 telah mampir di bumi tercinta Indonesia, tambah lagi kesulitan disegala bidang dan juga bencana alam yang bertubi-tubi, siapakah yang salah ?, bila merujuk kepada firman Allah swt. bahwa turun wabah dan terjadinya kerusakan baik di daratan maupun di lautan itu semua adalah ulah tanggan penghini bumi ini yaitu manusia, akhirnya dengan beragam cara semua manusia dalam menghadapinya antara lain, ada yang overprotektif (khawatir, curiga dan cemas berlebihan), ada yang biasa-biasa dan ada juga yang acuh tak acuh.

Itu semua merupakan bagian dari ritme dalam kehidupan yang harus dihadapi, keadaan hal tersebut harus dihadapi dengan arif dan bijaksana supaya tidak terjerumus ke dalam hal yang tidak diinginkan.

Dimensi spiritual dan emosional mungkin sering kita dengar bahkan faham akan pengertian itu, sebenarnya masih ingin menjelaskan lebih panjang tentang kecerdasan spiritual yang bila menghadapi suatu ujian bahkan permasalahan yang berat sekalipun tetap harus berusaha dan ikhtiar maksimal supaya apa yang diupayakan bernilai baik (lelah tapi menjadi Lillah), sedangkan kecerdasan emosional bagaimana kita bersikap sehingga berusaha dalam mengelola emosi (tidak nyaman jadi nyaman), lalu bagaimana dengan kecerdasan adversity ?.

Mengenai yang sedang dialami sekarang ini berarti sedang berada di zona serba sulit, penuh kemalangan dan sebagainya maka babak yang harus dimainkan adalah potensi dimensi kecerdasan adversity, apa itu kecerdasan adversity. Kecerdasan adversity merupakan kemampuan orang untuk mengatasi kesulitan-kesulitannya dan mampu menilai suatu hal yang sekiranya akan mendatangkan masalah untuk dirinya. Orang yang memiliki kecerdasan adversity ini mampu mengatasi permasalahan dengan baik, meningkatkan mutu diri, dan mendorong inovasi tiada henti. Orang dengan kecerdasan ini juga pantang menyerah dan tidak takut terhadap tantangan, tantangan merupakan peluang untuk menjadi lebih tinggi lagi serta bersikejar, bersikeras untuk bertahan hidup (survival).

Permasalahan yang pelik tengah dirasakan oleh semua orang termasuk bangsa kita, tapi jangan takut, cemas bahkan sedih. Bila dimensi kecerdasan adversity ini diejawantahkan dalam kehidupan dan memadankan dengan spiritual juga emosional dengan baik dan hati-hati, maka akan mendatangkan benefit atau keuntungan bahkan kepuasan batin tersendiri bagi siapa saja yang memerankannya. 

Maka dengan doa yang tulus (spiritual), hati yang ikhlas (emosional) dan lejitkan ikhtiar maksimal (adversity)  segala sesuatu yang menimpa kita semuanya akan berakhir dengan tenang, manis, indah dan menyenangkan lahir maupun batin, pepatah Arab mengatakan “wamaa ladzaatu illa ba’da ta’ab” tidak ada kenikmatan kecuali setelah bersusah payah (ikhtiar maksimal). Berkah buat semuanya. Amiin Ya Rabbal Alamiin.

Wallahu Waliyu Taufik

Kompetisi Sains Al Muttaqin

Kompetisi Sains Al Muttaqin (KSA)

Oleh : Yanti, M.Pd

SMA Al Muttaqin akan menggelar Kompetensi Sains Al Muttaqin (KSA) 2021. Program ini bertujuan mewujudkan visi sekolah berbudaya riset sesuai arahan Kelapa Sekolah Jenal Al Purkon, S.Pd., M. Pd.

KSA merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan SMA Al Muttaiqn untuk menemukan bakat dan minat peserta didik kelas X dan XI dalam mata pelajaran yang dilombakan di Kompetisi Sains Nasional (KSN).

Kompetensi yang dilombakan meliputi Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, Komputer, Kebumian, Geografi, dan Ekonomi. Kegiatan rutin ini juga masuk dalam program tahunan OSIS SMA Al Muttaqin.

Dalam pelaksanaannya, panitia khusus yang dibentuk oleh pimpinan sekolah bertugas memfasilitasi dan mengoordinasi OSIS dan guru mata pelajaran.

Seleksi KSA tahun ini dilaksanakan secara daring pada tanggal 16 Januari 2021. Siswa bergabung di zoom dan mengerjakan soal-soal yang sudah diupload di google form yang disediakan panitia.

Sambil mengerjakan soal, siswa juga dituntut untuk tetap mengaktifkan video sebagai media pengawasan jalannya seleksi KSA. Nilai hasil KSA kemudian di share ke masing-masing pembimbing untuk dimusyawarahkan siapa yang berhak masuk tiga besar.

Setelah didapatkan tiga besar untuk masing-masing bidang kompetensi lomba, panitia mengumumkan kepada semua warga kelas. Siswa terpilih dibina oleh guru bidang studi yang sesuai dengan mata lomba dalam KSN dan menggunakan kurikulum dan sumber belajar materi-materi KSN.

selain itu, sebelum dilaksanakan KSA, pihak tim Bina Prestasi SMA Al Muttaqin juga melibatkan alumni dalam proses bimbingan dalam berbagai program penulisan karya ilmiah.

Siswa terpilih pada mata lomba Matematika, Kimia, Biologi, dan Fisika mengikuti pembinaan bersama alumni SMA Al Muttaqin. Alumni yang menjadi pembina tersebut sebagai berikut.

  1. Matematika oleh Adam Eka Sara staf Pengajar Bimbel Kelas Olimpiade
  2. Fisika oleh Daniel Mohamad Tohari mahasiswa Universitas Brawijaya Jurusan Fisika
  3. Kimia oleh Ihsan Budi Rahman Dosen Matematika di UNM
  4. Biologi oleh Amalia  Heryani  mahasiswa Pascasarjana Program Studi Bioteknologi Institut Teknologi Bandung

Strategi FAST dalam Menumbuhkembangkan Budaya Riset Berkarakter (II)

Oleh Jenal Al Purkon, S.Pd., M. Pd.

Bagian II (Selesai)

Tulisan ini merupakan penggalan “Bab III Pelaksanaan dan Hasil yang Diperoleh” dari karya ilmiah berjudul “Strategi FAST dalam Menumbuhkembangkan Budaya Riset Berkarakter” yang ditulis oleh Kepala SMA Al Muttaqin Tasikmalaya, Drs. Jenal Al Purkon, M. Pd.

Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Pemilihan Kepala SMA Berprestasi Tingkat Nasional 2017. Hasilnya, Kepala Sekolah SMA Al Muttaqin menjadi Juara Ketiga pemilihan kepala sekolah tingkat nasional.

Best Practice ini dilaksanakan di SMA Al Muttaqin Fullday School Kota Tasikmalaya, Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 140 Kota Tasikmalaya. Pelaksnaan best practice selama 2 semester  tahun akademik 2015-2016  dan 1 semester tahun akademik 2016-2017.

.

3.5 Kendala yang dihadapi dalam melaksanakan strategi

Berbagai upaya yang kami lakukan dalam mencapai cita-cita menjadi sekolah berprestasi dengan mengedepankan lulusan berakhlakul karimah, memiliki wawasan keislaman yang baik, tidak terlepas dari kendala-kendala yang kami hadapi. 

Kendala kendala tersebut diantaranya:

  1. Budaya riset masih diartikan sempit sebatas dalam konteks penelitian semata. Konteks yang dikembangkan adalah, membangun  karakter yang bias diperoleh dari budaya riset yakni mampu menemukan masalah, mampu mencari problem solving. Pendekatan masalah yakni dengan sifat nabi. Jujur. Amanah. Tanggungjawab.
  2. Biaya untuk kategori penelitian tergolong cukup tinggi, melampaoi yang dianggarkan dalam RAPBS.
  3. Keterbatasan personil yang kompeten. Sebagian guru minim pengalaman keorganisasian kampus. Sehingga acapkali sejumlah program lebih cenderung meniru yang ada, ketimbang melakukan inovasi dan mengkreasi dengan program program yang unggul. Budaya riset menuntut adanya kreatvitas dan inovasi. 
  4. Keterbasan personalia guru PAI dan wawasan keislaman guru non PAI sebagai penopang utama akselerasi FAST. Bahwa untuk meningkatkan jumlah siswa yang hafal quran, dibutuhkan sejumlah guru yang juga hafidz quran.
  5. Pengujian TKK ACB terkendala keterbatasan waktu, khususnya di semester genap.
  6. Kesadaran guru yang masih harus terus dibangun. Atmosfir akademik guru dalam berdialektika tentang sebuah gagasan belum terbangun. Guru umumnya cenderung lebih professional menegrjakan tupoksi apa adanya dari tugas-tugas KBM. Sementara pengembangan program KBM yang perlu inovasi belum atau jarang tersentuh.
  7. Dua program sekolah asrama pesantren dan regular dari rumah atau kos-kosan, menyebabkan terganggunya konsentrasi pengembangan program asrama pesantren, dan sebaliknya, yang regular banyak mempengaruhi kultur lingkungan asrama pesantren dalam hal seperti gaya hidup.

 

3.6 Faktor-faktor Pendukung

  1. Yayasan Al Muttaqin ownernya merupakan pengusaha daerah yang berskala nasional, dan memberikan kebebasan berekepresi dan berinovasi secara lebih leluasa bagi para pengelola sekolah di lingkungan LPI Al Muttaqin.
  2. Komitmen dan dorong LPI Al Muttaqin menjadikan sekolah unggul dalam bidang akademik dan nonakademik
  3. Dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Propinsi Jawa Barat.
  4. Memiliki akreditasi A dengan nilai 99,00
  5. Terbangunnya jaringan kerjasama dengan berbagai institusi seperti LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia)
  6. Peserta didik pada umumnya memiliki motivasi yang besar untuk terus berkembang. 
  7. Guru-guru yang memiliki motivasi untuk terus meningkatkan kualitasnya. Guru

masih memiliki keinginan untuk meningkatkan kompetensi baik melalui kegiatan pelatihan-pelatihan maupun melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi sesuai dengan bidang yang diampunya.

  1. Masyarakat, melaui Komite Sekolah  mendukung sekolah untuk terus berkembang. 
  2. Lingkungan sekolah yang refresentatif, kendati jumlah ruangan masih kurang, khususnya laboratorium IPA, namun mampu dikemas dengan konsep integrasi dan penjadwalan terpadu. 
  3. Sebagian besar  siswa tergolong kelompok menengah atas.

 

3.7 Alternatif Pengembangan

Ada beberapa yang bisa menjadi alternatif untuk pengembangan sekolah dengan konsep FAST yaitu:

  1. Karya keilmuan sebagai program khas terus dikembangkan sebagai model pembelajaran dan pengembangan budaya riset.
  2. Pengembangan kelas sains tahfidz menjadi  sekolah sains tahfidz
  3. Pengembangan kurikulum sains melalui pendekatan ayat ayat semesta dalam alquran
  4. Pengembangan kurikulum pengembangan diri siswa berbasis akhlakul karimah.
  5. Memperkuat program TKK ACB dengan mengembangkan sub materi pendalaman wawasan keagamaan yang lebih mendalam berdasarkan ayat ayat pilihan.
  6. Guru-guru masih bisa dikembangkan kemampuannya dengan diberikan pelatihan-pelatihan baik di dalam lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah. 
  7. Guru-guru di SMA Al Muttaqin masih relatif muda sehingga kemungkinan untuk berkembang masih memungkinkan. Pengembangan kemampuan guru meliputi kemampuan melakukan kegiatan pembelajaran dengan berbagai metode pembelajaran, kemampuan menulis karya tulis ilmiah yang saat ini masih belum optimal bisa dikembangkan dengan dipandu secara bertahap hingga mencapai kemampuan menulis yang baik.
  8. Pengembangan media komunikasi sekolah melalui majalah, web, line, WA.
  9. Jaringan alumni diberbagai perguruan tinggi yang mensuport pengembangan program adik kelasnya yang masih SMA.

Top 10 Universitas Negeri Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2021

Sobat Civitas akademia SMA Almuttagin, tahun 2021 lembaga Webometric kembali merilis peringkat terbaik dari 30.000 universitas di 200 negara di dunia. 

Webometric adalah lembaga yang melakukan penelitian tentang kualitas universitas di seluruh dunia. Dapatkan informasi PTN idamanmu dengan mengetahui peringkat universitasnya dalam berbagai skala di laman berikut ini.

Link: Peringkat Universitas Terbaik di Indonesia versi Webometric

Anda juga dapat melihat peringkat dalam skala regional Asia dan negara masing-masing. Daftar tersebut dibuat berdasarkan tiga faktor, yakni impact atau visibility, opennes atau transparency, dan excellence.

Berikut adalah Top 10 universitas terbaik di Indonesia versi Webometric.

1. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Peringkat pertama diraih UGM yang berhasil menduduki peringkat 810 universitas terbaik dunia. UGM mendapat skor Impact atau visibility 578, openness atau tranparency: 638, dan Excellence: 1500. 

PTN yang berlokasi di Yogyakarta ini layak mendapatkannya mengingat salah satu alumninya sekarang menjadi orang nomor 1 di Indonesia. Lingkungan belajar yang nyaman membuat Yogyakarta pantas menyandang kota pendidikan. Selain UGM, di Yogyakarta ada Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Veteran Nasional (UVN) Yogyakarta, dan Institut Seni Indonesia (ISI).

2. Institut Pertanian Bogor (IPB)

Urutan kedua diraih IPB yang berada di peringkat ke 1088 peringkat universitas terbaik dunia. IPB meraih skor Impact atau visibility: 679, Openness atau tranparency 698, dan Excellence: 2174.

Bogor menjadi daerah alternatif pendidikan di sekitar Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan pendidikan Indonesia. Bagi Anda yang ingin berkontribusi dalam membangun pertanian, IPB layak untuk dipertimbangkan di jalur masuk PTN 2021.

3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Urutan ketiga setelah IPB diraih ITS yang berada di posisi 1089 universitas terbaik dunia. ITS mendapat skor Impact atau visibility: 930, Openness atau tranparency: 1063, dan Excellence: 1739.

PTN yang berlokasi di Surabaya ini menjadi favorite siswa SMA/SMK/Ma di Indonesia Bagian Timur. Selain ITS, Di Surabaya ada Universitas Airlangga (Unair) yang juga layak dipertimbangkan untuk menjadi PTN impian Anda.

4. Universitas Indonesia (UI)

Sementara itu, UI yang berhasil menduduki peringkat pertama universitas terbaik Indonesia tahun lalu, di tahun 2021 ini turun menjadi peringkat ke-4 dan berada di posisi 1315 ranking dunia. UI mendapat skor Impact atau visibility: 396, Openness atau tranparency: 5954, dan Excellence: 1245.

Selain Bogor, Kota Depok, Jawa Barat, menjadi kota alternatif pendidikan di sekitar Jakarta. Bagi Anda yang mengimpikan kuliah di UI, kawasan pendidikan ini masih nyaman untuk menimba ilmu.

5. Universitas Airlangga (Unair)

Unair berada di ranking kelima universitas terbaik Indonesia versi Webometrics dengan peringkat dunia 1322. Raihan skor Unair dalam Impact atau visibility: 1100, Openness atau tranparency: 971, dan Excellence: 2245.

Surabaya menyertakan 2 PTN di top 10 PTN terbaik. Sobat akademi, mungkin bagi Anda yang ingin kuliah di Surabaya, ITS dan Unair dapat menjadi referensi universitas idamanmu.

Baca juga: Menyoal SNMPTN 2021 

6. Institut Teknologi Bandung (ITB)

Peringkat keenam diduduki oleh ITB. Universitas yang berlokasi di Bandung ini memang selalu menjadi langganan masuk daftar PTN terbaik di Indonesia. Tahun ini ITB menduduki peringkat 1647 dengan raihan skor Impact atau visibility: 839, Openness atau tranparency: 5954, dan Excellence: 1390.

Dari Kota Kembang, hanya ITB yang masuk dalam 10 top universitas terbaik versi webometric. Namun, jika universitas idamanmu ada di Bandung, selain ITB, ada Universitas Padjadjaran (Unpad) yang menduduki peringkat ke-16 dan Universitas Pendidiakan Indonesia (UPI) yang menduduki peringakat ke-12.

7. Universitas Sebelas Maret (UNS)

Universitas yang berada di Solo ini naik posisinya ke peringkat 7 dengan peringkat dunia 1990. Tahun lalu, UNS berada di ranking 10 universitas terbaik Indonesia versi Webometrics. Raihan skor UNS sebagai berikut: Impact atau visibility: 483, Openness atau tranparency: 5954, dan Excellence: 2534.

Solo berkembang menjadi kota alternatif pendidika di Jawa Tengah selain Purwokerto. Nah, Sobat Akademia, sila anda kuatkan tekad untuk kuliah di Sola dengan salah satu ikon universitasnya adalah UNS.

8. Universitas Diponegoro (Undip)

Masih di Jawa Tengah, peringkat universitas Indonesia selanjutnya diraih PTN di Kota Semarang. Tahun 2021 ini, Undip berhasil menduduki ranking 8 PTN terbaik Indonesia. Undip berada diposisi 1994 peringkat dunia dengan raihan skor Impact atau visibility: 613, Openness atau tranparency: 5954, dan Excellence: 2319.

Sobat Akademia, Semarang sebagai Ibu Kota Jawa Tengah dapat dijadikan pertimbangan untuk Anda kuliah. Di sana ada juga Universitas Negeri Semarang (Unnes). 

9. Universitas Jember (UNEJ)

Unej naik ke peringkat 9 setelah tahun lalu berada di ranking 12 universitas terbaik Indonesia. Tahun ini Unej berada di posisi 2053 ranking dunia dengan skor Impact atau visibility: 1427, Openness atau tranparency: 1363, dan Excellence: 3688.

Jawa Timur memiliki daerah alternatif pendidikan yang cukup mendukung untuk belajar. Selain Surabaya, di Jatim ada Jember dan Malang sebagai kota pendidikan alternatif dengan PTN yang juga berkualitas tak kalah baik dengan lainnya.

10. Universitas Brawijaya

Di peringkat 10 universitas terbaik Indonesia versi Webometrics diraih oleh UB. PTN ini menduduki peringkat ke 2099 terbaik dunia dengan skor Impact atau visibility: 771, Openness atau tranparency: 5954, dan Excellence: 2355.

Kota Malang berkembang menjadi kota pendidikan alternatif dengan lingkungan yang sangat mendukung untuk belajar. Nah, Sobat Civitas Akademi SMA Al Muttaqin. Pantau terus info masuk PTN di web http://sma-almuttaqin-tasikmalaya.sch.id

Baca juga: Ling Tips Menjawab Soal SBMPTN

Sumber Referensi https://www.webometrics.info/en/Asia